SCRIPTURAL
TOTAL MINISTRY
PENDAHULUAN
Istilah
Trinitas
1. Di
dalam Alkitab, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, istilah Trinitas
tidaklah ditemukan. Istilah ini mula-mula dikemukakan oleh Tertullianus
pada abad ke-2 Masehi. Ia hidup pada tahun 155-220 di Carthage. Ia seorang
ahli hukum dan penulis. Istilah Trinitas itu, baru pada abad ke-4 secara
umum resmi diterima.
a. Kej. 1:1-3 dimana TUHAN mencipta
melalui Firman dan Roh
b. Kej. 1:26 dimana TUHAN bersabda
dengan menggunakan kata ganti diri jamak, yakni “Kita”.
3. Dalam Perjanjian Baru dinyatakan
antara lain dalam:
a. Mat. 3:16-17, 28:19
b. Luk. 1:35
f. Ef.
4:4-6
h. Yud. 20-21
Permasalahan
4. Di antara sekian ayat-ayat diatas,
ada dua ayat dimana Trinitas lebih jelas dinyatakan, yaitu:
a. Oleh Tuhan Yesus sendiri dalam Mat.
28:19
b. Oleh Rasul Paulus dalam 2Kor. 13:13
5. Masalah yang muncul antara lain
adalah:
a. Trinitas itu monoteisme atau politeisme
b. Siapa “nama Bapa dan Anak dan Roh
Kudus” yang dimaksud oleh Tuhan Yesus dalam Mat. 28:19?
NAMA
BAPA DAN ANAK DAN ROH KUDUS
Nama
Anak
6. Masalah apakah Trinitas itu monoteisme
atau politeisme, tidak akan dibahas disini tetapi dalam kesempatan lain.
Jadi yang akan dibahas, itupun secara singkat, adalah siapa nama Bapa
dan Anak dan Roh Kudus saja. Dalam hubungan ini, yang segera muncul di
dalam hati kita adalah bahwa kalau nama Anak sudah kita ketahui, yaitu
Yesus.
7. Nama Yesus itu, datang dari atas,
dari sorga, dikaruniakan oleh Bapa (Mat. 1:21; Luk. 1:31; Fil. 2:9). Nama
Yesus tidak berasal dari bawah, dari dunia, dan bukan yang diberikan oleh
manusia. Memang seharusnya demikian, karena Tuhan Yesus dari Sorga, bukan
dari dunia (Yoh. 1:1, 14 dan 17:14, 16). Nama Immanuel yang diberikan
oleh dunia, oleh manusia kepada-Nya tidaklah sah, karenanya tidak berlaku.
8. Tentang nama Yesus, Rasul Paulus
menulis dalam Fil. 2:9-11, demikian: 9Itulah sebabnya Bapa
sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama diatas segala
nama (garis bawah, pen.), 10supaya dalam
nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas
bumi dan yang ada di bawah bumi, 11dan segala lidah mengaku
“Yesus Kristus adalah Tuhan”, bagi kemuliaan Bapa Sorgawi!
Nama
Bapa?
a.
Mat. 11:27a
10.
Jadi, jelaslah bahwa yang mengenal
Bapa secara pribadi, berarti yang mengenal nama-diri Bapa, hanyalah:
a. Anak, Tuhan Yesus sendiri
11.
Ada pula tertulis:
a. “Aku (Tuhan Yesus, pen.) telah menyatakan
nama-Mu kepada semua orang yang Engkau berikan kepada-Ku dari dunia” (Yoh.
17:6a).
12.
Duduk persoalannya sekarang, untuk
mengetahui nama Bapa, adalah demikian:
a. Karena satu-satunya yang benar-benar
mengenal Bapa adalah Anak (Tuhan Yesus), maka untuk mengetahui nama Bapa,
kita harus bertanya kepada Tuhan Yesus.
13.
“Mereka” itu siapa? Jawabannya:
“semua orang dari dunia yang Bapa berikan kepada Anak (Tuhan Yesus)”.
Jawaban ini masih belum jelas, masih menimbulkan pertanyaan “Siapa saja
orang-orang yang Bapa Sorgawi berikan kepada Anak (Tuhan Yesus) itu?”.
Pertanyaan ini, dijawab sendiri oleh judul pasal 17 Injil menurut Yohanes
ini, yaitu murid-murid-Nya Tuhan Yesus. Pertanyaannya sekarang:
a. Apakah anda seorang murid Tuhan
Yesus?
14.
Tuhan Yesus suka mengajar murid-murid-Nya
secara tersendiri, secara rahasia (Mat. 13:11, 16; Mrk. 4:11; Fil. 3:15
dan 2Tim. 2:7), karena murid-murid-Nya itu adalah sahabat-Nya (Yoh. 15:15).
Ciri mereka yang bersahabat adalah tiadanya rahasia diantara mereka, karena
satu sama lain saling mempercayai. Nah, jawablah dengan jujur:
a. Percayakah anda kepada Tuhan Yesus?
15.
Tibalah saatnya sekarang kita bertanya
kepada murid-murid Tuhan Yesus, siapakah nama Bapa itu. Untuk itu, marilah
membaca:
a. Mat. 28:19b
16.
Murid-murid Tuhan Yesus dalam melaksanakan,
dengan taat, perintah Guru mereka (Tuhan Yesus) direkam dalam Mat. 28:19
itu “…baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus…”, adalah
demikian:
a. Petrus membaptis mereka (petobat-petobat
baru) dalam nama Yesus (Kis. 2:38)
b. Filipus membaptis sida-sida dari
Etiopia dan petobat-petobat baru dalam nama Yesus (Kis. 8:4-8, 12,16)
17.
Jadi, tahulah kita sekarang, bahwa
nama Bapa yang telah Tuhan Yesus beritahukan/nyatakan kepada murid-murid-Nya
itu adalah YESUS. Perlu dicatat, Yoh. 17:11-12 dalam hubungan ini, tidak
dapat dipakai dalam membuktikan bahwa nama Bapa itu YESUS, karena King
James Version dan The Interlinear Greek-English New Testament tidak mendukung.
Nama
Roh Kudus?
18.
Sebagaimana istilah Bapa dan istilah
Anak itu bukan nama diri akan tetapi sebutan (panggilan), maka demikian
pula istilah Roh Kudus bukanlah nama diri,
tetapi panggilan. Nah, perhatikanlah dengan cermat, tertulis “dalam nama
Bapa dan Anak dan Roh Kudus”, tidak tertulis “dalam nama
Bapak, dan nama Anak, dan nama Roh Kudus”. Hal ini menunjukkan bahwa nama
Bapa adalah nama Anak yang juga adalah nama Roh Kudus.
19.
Jadi dengan demikian, tahulah kita
bahwa nama Roh Kudus itu juga adalah Yesus. Dapatlah kita mengatakan “Yesus
Bapa, Yesus Anak, Yesus Roh Kudus”. Hal ini dikuatkan oleh:
a. Roh Kudus juga disebut Roh Bapa.
Bacalah:
i. Kej.
1:2
iii. Mat.
10:20
b. Roh Kudus juga disebut Roh Kristus.
Bacalah
i. Gal.
4:6
20.
Berbahagialah anda sekarang! Anda
dengan pasti telah mengetahui nama di atas segala nama, yang adalah Yesus:
21.
Nama Yesus adalah nama yang kuasa-Nya
mahadahsyat. Adapun kuasa-kuasa yang ada di dalam nama Yesus:
a. Seseorang dibenarkan (1Kor. 6:11)
b. Seseorang diselamatkan (Kis. 4:12)
22.
Bagaimana bisa segala yang ada di
langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi itu harus
bertekuk lutut kepada TOKOH yang namanya Yesus?
a. Karena segala sesuatu telah diserahkan
kepada-Nya (Yoh. 3:35), termasuk penghakiman (Kis. 10:42)
FAKTA
SEJARAH
TUHAN
memilih Israel
23.
TUHAN memilih Israel menjadi umat
kesayangan-Nya untuk memasyhurkan nama-Nya. Bacalah antara lain:
a. Kel.
19:5-6
b. Kel.
9:16
24.
Siapakan nama-Nya, nama yang harus
dimasyhurkan itu? Untuk itu ada tertulis:
a. <1>Selanjutnya berfirmanlah Allah
TUHAN kepada Musa: “Akulah TUHAN YHWH. <2> Aku
telah menampakkan diri kepada Abraham, Iskak dan Yakub sebagai Allah
TUHAN Yang Mahakuasa, tetapi dengan nama-Ku TUHAN YHWH Aku belum
(garis bawah, pen.) menyatakan diri” (Kel. 6:1-2)
b. Selanjutnya berfirmanlah Allah
TUHAN kepada Musa: “Beginilah kau katakan kepada orang Israel: TUHAN
YHWH, Allah Tuhannya nenek moyangmu dan Allah Tuhannya Yakub,
telah mengutus aku (Musa, pen.) kepadamu: itulah nama-Ku untuk
selama-lamanya dan itulah sebutan-Ku turun temurun” (Kel. 3:15,
garis bawah, pen.)
25.
Jauh sebelum menampakkan diri kepada
Abraham, TUHAN sudah menampakkan diri kepada Nuh, dan jauh sebelum menampakkan
diri kepada Nuh, TUHAN menampakkan diri kepada Adam, akan tetapi TUHAN
belum menyatakan nama diri-Nya. Bahkan pada waktu TUHAN menampakan diri
kepada Musa di Gunung Hereb, dalam kesempatan mana Musa menanyakan nama-Nya,
Musa hanya mendapatkan jawaban “Aku adalah Aku” (Kel. 3:13). Mengapa?
26.
Ya, mengapa? “Aku adalah Aku” itu,
bukanlah nama diri TUHAN. Mengapa TUHAN tidak memberitahukan nama diri-Nya
kepada Musa saat Musa bertanya kepada-Nya? Karena belum waktunya. Waktu
yang tepat datang setelah Israel siap meninggalkan Mesir menuju Kanaan.
Demikianlah TUHAN menghendaki nama-Nya, YHWH, oleh Israel dimasyhurkan,
mulai dari Mesir (Kel. 4:18) sampai di Kanaan. Akan tetapi faktanya, kaum
Israel menajiskan nama-Nya itu di tengah bangsa-bangsa yang mereka datangi
(Yeh. 36:21).
27.
Seharusnya, sikap dan tingkah laku
bangsa Israel, mulai dari Mesir sampai ke Kanaan, seperti yang diperbuat
Yosua (Yos. 23:14-15), dengan tegas:
a. Membuang
nama-nama yang manusia berikan kepada TUHAN jadi nama-diri TUHAN, nama-nama
yang sudah mereka kenal, misalnya EL.
Israel
berubah dan berubah setia
28.
Dengan jelas fakta sejarah menunjukkan
bahwa bangsa Israel sering berubah setia terhadap TUHAN mereka. Mereka
gagal memenuhi kehendak TUHAN mereka atas mereka, sejarah bangsa Israel
adalah sejarah bangsa yang jatuh, bangun, dan jatuh lagi.
a.
Jatuh karena murka TUHAN akibat mereka menyeleweng, berzinah menyembah
berhala. Seharusnya mereka hidup bersama TUHANnya, bukan bersama berhala-berhala.
b. Bangun
pada waktu-waktu mereka bertobat, menyingkirkan berhala-berhala dari kehidupan
mereka, dan hidup dengan sepenuh hati, setia kepada TUHAN.
29.
Sejarah bangsa Israel yang jatuh-bangun-jatuh
ini membuat:
a. Tidak
saja karena Kerajaan Israel jadi pecah, tetapi juga mereka dibuang dan
diserakkan.
b. Mereka
mengingkari perjanjian TUHAN dengan mereka (Yer. 31:32)
c. Nama-Nya
yang kudus yang Ia sudah nyatakan jadi tercemar (Yeh. 39:7)
d. Kebudayaan
dan bahasa mereka mengalami pasang surut, dan menjadi bahasa mati dari
abad ke-2 SM sampai abad ke 6 M. dari itu, Perjanjian Baru ditulis dalam
bahasa Yunani.
e. Yang
terpenting, kehidupan rohani bangsa, orang-orang Israel harus dijadikan
pelajaran pahit yang sangat berharga, akan
tetapi tidak dapat dijadikan teladan yang baik bagi kita. Dan lagi bukankah
mereka, khususnya para imam, menjadi provokator disalibkannya Yesus?
Penyembahan
berhala
30.
Seharusnya bangsa Israel mempengaruhi
bangsa-bangsa lain untuk menyembah YHWH bukannya terpengaruh/dipengaruhi
oleh bangsa-bangsa lain untuk menyembah berhala. Ada tiga daya tarik berhala
yang menyebabkan bangsa Israel jatuh dalam dosa zinah rohani penyembahan
berhala:
a. Kepercayaan bahwa menyembah banyak
dewa lebih unggul daripada menyembah hanya satu dewa saja.
b. Dewa-dewa itu tidak menuntut ketaatan
dan terlebih-lebih kekudusan seperti yang mutlak dituntut oleh TUHAN.
c. Kuasa setan-setan di belakang berhala-berhala
itu, sekalipun terbatas dan sementara, dapat memenuhi keinginan-keinginan penyembah-penyembahnya.
31.
Jelaslah bahwa pada dasarnya penyembahan
kepada berhala itu adalah penyembahan kepada roh-roh jahat (1Kor. 10:20),
jadi pada hakekatnya adalah penyembahan kepada si Iblis (Mat. 4:9;
2Kor. 4:4; Ef. 2:2; 1Yoh. 5:19b). Penyembah-penyembah berhala itu disesatkan
oleh keinginan-keinginan duniawi (1Yoh. 2:16; Yes. 44:20). Wajarlah penyembah-penyembah
berhala itu terancam murka TUHAN, tidak mendapat tempat dalam Kerajaan
Sorga (Gal. 5:20; Ef. 5:5).
Sembahan
local dan Alkitab
32.
Sebagaimana sembahan-sembahan asing/lokal
menyelinap ke dalam kehidupan bangsa Israel, dalam perjalanan mereka mulai
dari Mesir sampai ke Kanaan, demikian pula sembahan-sembahan asing/lokal
menyelusup ke dalam Alkitab dalam perjalanannya dan sesampainya di
bumi Indonesia.
a.
YHWH (nama diri TUHAN) dalam alkitab
bahasa asli, yaitu bahasa Ibrani, diterjemahkan disingkirkan dan
digantikan dengan Allah (nama diri sembahan suku bangsa Arab Quraisy)
dalam Alkitab bahasa Indonesia.
b. Alkitab
dalam bahasa Batak disusupi oleh Debata yang adalah sembahan lokal suku
Batak.
c. Alkitab
dalam bahasa Nias disusupi oleh Lowalangi yang adalah sembahan lokal suku
Nias
d.
….dst.
TIADA
TUHAN SELAIN YESUS
Sekali
lagi: adalah Yesus
33.
Ada tertulis:
a.
“Aku sakit hati karena nama-Ku yang
kudus yang dinajiskan oleh kaum Israel di tengah bangsa-bangsa, dimana
mereka datang” (Yeh. 36:12)
b. “Dan Aku akan (garis bawah,
pen.) menyatakan nama-Ku yang kudus di tengah-tengah umat-Ku Israel dan
Aku tidak lagi membiarkan nama-Ku yang kudus dinajiskan, sehingga bangsa-bangsa
akan mengetahui Akulah TUHAN, yang mahakuasa di Israel” (Yeh. 39:7).
34.
Jelasnya:
a. Bapa
Sorgawi pernah menyatakan nama-Nya yang kudus, yaitu YHWH (Kel.
3:15; Yes. 42:8. Disini tertulis TUHAN dimaksudkan nama diri, aslinya
adalah YHWH). Nama-Nya, YHWH, itu sudah dinajiskan, tentu dengan kesabaran-Nya,
Ia biarkan dinajiskan.
b. Karena
itu, Ia akan menyatakan nama-Nya yang kudus, yang Ia tidak akan
biarkan dinajiskan.
c. Nama-Nya
yang kudus, yang Ia tidak biarkan dinajiskan itu, Ia sudah nyatakan
(baca kembali pasal 9-17 di depan) adalah Yesus.
35.
Untuk itu, maka:
a.
Nama Yesus Kristus, Tuhan kita,
haruslah dimashyurkan. Kalau dulu bangsa Israel gagal memasyhurkan nama
YHWH, maka kita haruslah berhasil memasyhurkan nama Yesus.
b. Nama
Yesus, Tuhan kita, haruslah dimuliakan dan dikuduskan (2Tes. 1:12; Mat.
6:9) dan tidak diucapkan sembarangan (Kel. 20:7)
c. Setiap
orang yang menyerukan nama Yesus, Tuhan kita, haruslah melakukan kehendak-Nya
(Mat. 7:21) dan meninggalkan kejahatan (2Tim. 2:19b)
d. Apapun
yang kita lakukan dengan perkataan atau perbuatan haruslah dalam nama
Yesus, Tuhan (Kel. 3:17)
Waspadalah
terhadap berhala!
36.
Rasul Petrus menyatakan bahwa Yesus
Bapa telah membuat Yesus Anak menjadi Tuhan dan Kristus (Kis. 2:36), dan
bahwa Kristus harus dikuduskan di dalam hati kita sebagai Tuhan (1Pet.
3:15). Dengan kata lain, tiada Tuhan selain Yesus Kristus. Yang dipertuhankan
selain Yesus Kristus adalah berhala.
37.
Rasul Yohanes dengan kasih seorang bapak kepada anak-anaknya
memperingatkan kita: “Anak-anakku waspadalah terhadap segala berhala”
(1Yoh. 5:21). Dalam hubungan ini jawablah dengan jujur:
a.
Untuk anggota jemaat: “Selama ini
waspadakah anda terhadap segala berhala?”
b.
Untuk para gembala/pendeta: “Apakah
selama ini anda waspada dan mewaspadakan jemaat terhadap segala berhala?”
38.
Tuhan Yesus tidak saja Tuhan bagi
semua dan segala bangsa (Fil. 2:11), juga harus disembah oleh malaikat-malaikat
(Ibr. 1:6). Lain halnya dengan berhala yang adalah sembahan lokal bangsa
atau suku bangsa tertentu saja. Sebab ada tertulis: “…segala allah
sembahan bangsa-bangsa adalah berhala, tetapi TUHAN Yesus-lah
yang menjadikan langit” (1Taw. 16:26).
39.
Adapun nama-nama sembahan bangsa-bangsa/suku-suku
bangsa yang penulis ketahui adalah:
|
BANGSA/SUKU |
NAMA SEMBAHAN |
KETERANGAN |
|
Ambon |
Tete Manis |
|
|
Amon |
Milkem Melekh Refan |
|
|
Arab Quraisy |
Allah Al-Lata Al-Uzza Al-Hubal |
Tertinggi dari 360 sembahan Dewi penentu nasib Dewi musim panas Dewi musim dingin Suami Al-Manat |
|
Awa |
Nibhas |
|
|
Babel |
Anu Bel Ishtar Marduk Merodokh Nebo Sukot-Benot Tamus |
Dewa tertinggi Anak Anu Dewa panen, kekasih Ishtar |
|
Batak |
Debata Mulajadi Nabolon Sombaon Begu Sahala Sumangat |
|
|
Cina |
Thian Tik Kong Hian Thien Kwan Kung Kwan Iem |
Dewa langit Dewa perang Dewi welas asih |
|
Dayak |
Yubata |
|
|
Efesus |
Artemis |
|
|
Ekron |
Beelzebul (Baal-Zebub) |
Raja lalat-lalat |
|
BANGSA/SUKU |
NAMA SEMBAHAN |
KETERANGAN |
|
Fenesia |
Asyera |
|
|
Filistin |
Asima |
|
|
India |
Brahma Wishnu Shiwa |
Dewa pencipta Dewa pemelihara Dewa perusak |
|
Jawa |
Dewi Sri Ratu Kidul Antabuga |
Dewi padi Dewi laut selatan Penyangga bumi |
|
Jepang |
Amaterasu Amano Uzume Susano |
Dewa matahari Dewa penari Dewa laut |
|
Kanaan |
El Baal Asyera Asytoret |
Tertinggi Dewi kesuburan Dewi asmara |
|
Karo |
Dibata |
|
|
Kuta |
Nergal |
|
|
Luwuk |
Tumenenu |
|
|
Mentawai |
Tai Kamanua |
|
|
Mesir |
Amon Ra Osiris Horus Baal-Zefon |
Dewa matahari Dewa suami Dewa tata surya Casios |
|
Moab |
Kamos Kir-Moab Ar-Moab Baal Peor Medeba Nebo |
Tertinggi |
|
BANGSA/SUKU |
NAMA SEMBAHAN |
KETERANGAN |
|
Nias |
Lowalangi Zihi Latura Dane Sita Simatua Bela Hogu Geu Luozaho Baliu |
Dewa matahari – langit Dewa laut Pendukung bumi Penyangga bumi Dewa pohon Dewa benda langit Dewa angin & udara |
|
Romawi |
Yupiter Neptunus Merkurius |
Tertinggi Dewa laut Dewa pesuruh |
|
Sefarwaim |
Adramelekh Anamelekh |
|
|
Sidon |
Asytoret |
|
|
Sikhem |
Baal Berit (El Berit) |
Dewa persatuan (?) |
|
Sunda |
Prabu Siliwangi Kian Santang Dayang Sumbi Tumang |
|
|
Toraja |
Puang Matua |
|
|
Yahudi |
YHWH |
|
|
Yunani |
Zeus Aphrodit Hipnos |
Tertinggi Dewi cinta Dewa tidur |
-
Adramelekh
(2Raj. 17:31)
-
Anamelekh
-
Anak
Lembu Emas (Kej. 32)
-
Artemis
(Kis. 19:24, 27)
-
Asima
(2Raj. 17:30)
-
Asytoret
(Hak. 2:13; 1Raj. 11:5, 23)
-
Baal
(Hak. 2:11-13; 6:25)
-
Baal-berit
(Hak. 8:33; 9:4, 46)
-
Baal-peor
(Bil. 25:1-3)
-
Baal-zebub
(2Raj. 1:2, 16)
-
Baal-zefon
(Kel. 14:2)
-
Bel
(Yes. 46:1)
-
Dagon
(Hak. 16:23; 1Sam. 5:1-3)
-
Hermes
(Kis. 14:12)
-
Kamos
(Bil. 21:29; 1Raj. 11:33)
-
Kewan/Kiun
(Am. 5:26)
-
Merodakh
(Yer. 50:2)
-
Milkom
(1Raj. 11:5, 33; 2Raj. 23:13)
-
Molokh
(Im. 18:21; 20:2-5; Kis. 7:43)
-
Nebo
(Yes. 46:1)
-
Nergal
(2Raj. 17:30)
-
Nibhas
(2Raj. 17:31)
-
Nisroh
(2Raj. 19:37)
-
Ratu
sorga (Yer. 44:17, 25)
-
Refan
(Kis. 7:43)
-
Rimon
(2Raj. 5:18)
-
Sukot-Benot
(2Raj. 17:30)
-
Tamus
(Yoh. 8:14)
-
Tartak
(2Raj. 17:31)
-
Zeus
(Kis. 14:21)
Buanglah
segala berhala!
41. Kita mengetahui benar bahwa Yesus
Bapa telah membuat Yesus Anak menjadi Tuhan dan Kristus (Kis. 2:36) bagi
segala bangsa (Fil. 2:11) dan malaikat-malaikat (Ibr. 1:6), dan bahwa
Kristus itu harus dikuduskan di dalam hati kita sebagai Tuhan satu-satunya
(1Pet. 3:15). Hal ini sudah diutarakan di depan. Sejalan dengan itu, Rasul
Paulus menulis:
a. Dahulu ketika kamu mengenal Allah
Tuhan Yesus, kamu memperhambakan diri kepada allah-allah sembahan-sembahan
yang pada hakekatnya bukan Allah Tuhan (Gal. 4:8), tetapi hantu
(penulis).
b. Malahan segala sesuatu kuanggap
rugi, karena pengenalan akan Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari
pada semuanya. Oleh karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan
menganggap sampah (kotoran) supaya aku memperoleh Kristus, 9dan
berada dalam Dia…(Fil. 3).
42. Karena itu, bila seseorang benar-benar
tuntas bertobat, tidak saja ia hanya berhenti berbuat dosa tetapi juga
membuang dan seterusnya waspada terhadap segala berhala. Bacalah antara
lain:
a.
Yes. 31:6-7
b.
Yeh. 14:1-6
c.
Yer. 25:4-7
d.
Mat. 4:17; 6:10; 12:28
43.
Selanjutnya ada tertulis demikian:
a.
“Dalam segala hal yang Ku-firmankan
kepadamu haruslah kamu berawas-awas; nama allah sembahan lain janganlah
kamu panggil, janganlah nama itu kedengaran dari mulutmu” (Kel. 23:13).
b.
“Dan supaya kamu jangan bergaul
dengan bangsa-bangsa yang masih tinggal diantaramu itu serta mengakui
nama allah sembahan mereka, dan beribadah atau sujud menyembah
kepada mereka” (Yes. 23:7).
Tertulis…., ucapkan….
44.
Berdoalah supaya Alkitab yang tertulis
dalam bahasa nasional dan dalam berbagai bahasa daerah di Indonesia, dikoreksi
atau tepatnya dipulihkan. Pemulihan segala sesuatu, termasuk pemulihan
Alkitab, adalah penting. Penting, mengingat ada tertulis “Kristus itu
harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu” (Kis. 3:21a).
45.
Selama Alkitab belum dipulihkan,
kita dapat mentaati Kel. 23:13 dan Yes. 23:7 diatas, dengan bertindak
sesuai Mat. 12:37. Misalnya:
a. Dalam membaca Alkitab
bahasa nasional, bila tertulis TUHAN dimaksudkan nama diri, mis. Pada
Yes. 42:8, ucapkanlah YESUS.
b.
Bila tertulis ALLAH dimaksudkan sebagai panggilan atau sebutan,
ucapkanlah TUHAN. Tetapi bika dimaksudkan nama diri, ucapkanlah
YESUS.
c. Tertulis Allah dimaksudkan
sebagai panggilan atau sebutan, ucapkanlah Bapa atau Tuhan. Tetapi bila
dimaksudkan nama diri, ucapkanlah YESUS.
d. Membaca
Alkitab dalam bahasa daerah, tentunya menyesuaikan.
Marilah
menghadap Tuhan dan berdoa
46.
Ucapkanlah demikian:
Tuhan Yesus Juruselamatku,
Engkaulah
Yang Maha Pencipta, Yang Maha Kuasa, Yang Maha Kudus, Yang Maha Pengasih
dan Yang Maha Pengampun. Tiada Tuhan selain Engkau.
Allah,
Yehovah, El Roi, El Shadday…dan lain-lain, semuanya itu hanyalah nama-nama
berhala yang menyelusup ke dalam Alkitab. Debata, Lowalangi, Jubata, Tete
Manis, Tumenenu dan lain-lainnya semuanya itu hanyalah nama-nama berhala
suku-suku bangsa. Nama satu-satunya TUHAN yang saya sembah hanyalah YESUS
KRISTUS, tiada nama lain.
Tuhan
Yesus, saya masuklah Engkau ke dalam hatiku, kuduskanlah hatiku, kuduskanlah
alat-alat bicaraku, kuduskanlah otakku, kuduskanlah mata dan telingaku
dari semua nama-nama berhala itu.
Dalam
nama Tuhan Yesus Kristus, nama diatas segala nama, saya mengusir semua
berhala, semua ilah asing dari kehidupanku, dari keluargaku, dari keturunanku
dan dari lingkungan pergaulanku. Saya menyingkirkan semua nama-nama berhala,
ilah-ilah asing dari hati, ingatan, pikiran dan dari mulutku. Saya tidak
mau lagi menyebut nama-nama berhala itu dengan penghormatan. Tidak
mau memuliakan dan menyembah setan-setan. Saya hanya mau memuliakan dan
menyembah Tuhan Yesus Kristus. Saya sepenuhnya milik Yesus Tuhan. Dan
yang berdaulat sepenuhnya atas diri, keluarga dan keturunanku adalah Tuhan
Yesus Kristus.
Dalam
nama Tuhan Yesus Kristus. Amin.
DIBENCI
TETAPI MENGASIHI
Dibenci
karena nama Yesus
a.
difitnah (Mat. 5:11)
b.
dicela (Mat. 5:11; Luk. 6:22)
c.
ditolak (Luk. 6:22)
d.
dikucilkan (Luk. 6:22; Yoh. 9:22,
16:2)
e.
dibenci oleh semua orang, bangsa-bangsa,
dunia (Mat. 10:22a; 24:9; Mrk. 13:13a, Luk. 21:7, Yoh. 17:14, 16)
f. ditangkap
dan diserahkan untuk dipenjara, disiksam dianiaya, bahkan dibunuh (Mat.
5:11; 10:21; 24:9; Luk. 21:12; Yoh. 15:20; 16:2)
g.
menderita (Why. 2:3)
48.
Mengapa murid-murid Tuhan Yesus
itu dibenci oleh dunia? Tuhan menjelaskan demikian kepada mereka:
<18>Jikalau
dunia membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu membenci Aku
dari pada kamu. 19Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia
mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia,
melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia membenci
kamu” (Yoh. 15).
Sejalan dengan itu Rasul Paulus
menulis kepada Timotius: “Memang setiap orang yang mau hidup beribadah
di dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya” (2Tim. 3:12).
Kasihilah
musuhmu
49.
Untuk itu, Tuhan Yesus menguatkan
murid-murid-Nya demikian:
a. Mengucapkan
syukur. Oleh Roh Kristus Yesus, Rasul Paulus menulis: “Mengucap syukurlah
dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Bapa di dalam Kristus
Yesus bagi kamu” (1Tes. 5:18) dan “dan mengucap syukur dengan sukacita
kepada Bapa, yang melayakkan kamu untuk mendapat bagian dalam apa yang
ditentukan untuk orang-orang kudus di dalam kerajaan terang” (Kol. 1:12)
b. Supaya
berbahagia, bergembira dan bersukacita (Mat. 5:10-12, Luk. 6:22)
c. Kasihilah
musuhmu (Mat. 5:44-45; Luk. 6:27, 28, 35). Mengapa? Karena musuh kita
yang sebenarnya bukanlah darah dan daging, tetapi adalah roh-roh jahat
(Ef. 6:12).
d.
Supaya jangan takut (Mat. 10:28,
39; 16:25; Mrk. 8:35; Luk. 9:24; 17:33; Yoh. 12:35), bertahan (Mat. 10:22;
24:13; Mrk. 13:13b; Luk 21:19) dan setia sampai mati (Why. 2:10).
Setia
sampai mati
50. Sabda Tuhan Yesus: “Barangsiapa
mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa
kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya” (Mat. 10:39).
Inilah daftar singkat murid-murid Tuhan Yesus yang bertahan dan setia
sampai mati:
a. Stefanus,
sedang dilempari batu, berlutut dan berdoa demikian: “Ya, Tuhan terimalah
rohku. Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka” (Kis. 7:59-60).
b. Matius
mati ditusuk dengan pedang di sebuah kota di Etiopia
c. Lukas
digantung diatas pohon zaitun di Yunani
d. Petrus
mati disalib dengan kepala dibawah di Roma.
e. Yakobus,
saudara Yohanes, dipancung kepalanya di Yerusalem
f. Filipus
digantung diatas sebuah tiang di kota Hieropolis, daerah Phrygia.
g. Andreas
diikat pada sebuah kayu salib berbentuk X dan dengan penuh keberanian
terus berkotbah kepada orang-orang yang menganiayanya, sampai akhirnya
ia mati.
h. Thomas
mati dengan tombak tajam menghujam tubuhnya di Koromandel di India Timur.
i. Matias,
mula-mula dilempari batu, kemudian kepalanya dipancung.
j.
Barnabas, oleh orang-orang
Yahudi dilempari batu sampai mati di Salonika,
k. Paulus,
setelah terus menerus mengalami penganiayaan, akhirnya kepalanya dipancung
di kota Roma.
l.
Yakobus, murid Yesus
yang lain, dilemparkan dari atas sebuah bangunan, kemudian dipukuli dengan
tongkat sampai akhirnya mati.
m. Markus
pernah diseret sepanjang jalan kota Alexandria, tetapi tetap bertahan
di kota itu.
n. Yohanes
dimasukkan ke dalam kuali berisi minyak mendidih, tetapi oleh pemeliharaan
Tuhan yang luar biasa, ia selamat. Orang-orang yang menganiaya dia ketakutan
dan membuangnya ke pulau Patmos.
o.
Polykarpus, pemimpin gereja di Smyrna
(Turki), tahun 155 ditangkap. Waktu diadili, penguasa memaksanya untuk
menghujat Kristus dan menyembah dewa-dewa. Ia menolak dan mengatakan:
“Sudah 86 tahun saya mengabdi kepada Kristus dan tidak pernah ia berbuat
salah kepadaku. Bagaimana mungkin saya menghujat Raja dan Penyelamatku?”
Penguasa marah dan ia dibakar hidup-hidup sampai mati.
p.
….dst.
PENUTUP
Kesimpulan
51. Apakah kesimpulan anda setelah membaca
naskah ini?
Terbuka untuk disempurnakan
52.
Naskah ini terbuka untuk dikoreksi
dan disempurnakan. Penulis menyadari diri hanyalah seorang yang mau menjadi
murid yang terus mau belajar dan belajar dari Tuhan Yesus, Guru Agung
itu (Mat. 11:29). Penulis masih dalam proses dipimpin ke dalam seluruh
kebenaran (Yoh. 16:13). Penulis hanyalah seorang hamba yang tidak berguna,
yang hanya melakukan apa yang harus dilakukan (Luk. 17:10).
53. Tuhan Yesus-lah yang mutlak benar.
Segala puji, hormat dan kemuliaan hanya bagi-Nya.
Selanjutnya bacalah antara lain: